Minggu, 22 Maret 2009

CINTA PERSPEKTIF

Cinta...
Sebenarnya aku masih bingung mengartikan kata cinta. Tapi banyak hal yang berkaitan dengan cinta itu sendiri. Seseorang bisa merasakan sebuah cinta, tentu saja ini ada penyebabnya. Dan menurut saya itu timbul dari dua subyek yang saling berrelasi.Jadi cinta itu tidak bisa hadir dari dalam diri seseorang tanpa adanya respon dari luar, apapun bentuknya.Seseorang sering mengatakan kalau ia sedang jatuh cinta, tapi sering juga ia tidak bisa mengartikan makna cinta. Ada banyak jenis cinta, diantaranya cinta monyet, cinta sejati, cinta buta, cinta apalagi yah..Yang jelas masih banyak jenis cinta. Seseorang menyukai orang lain karena ketampanannya itu mungkin cinta monyet atau cinta SMP, seseorang menyukai orang lain dan ia sampai berjanji sehidup semati dan gak rela kalau kekasihnya diambil orang lain bahkan cemburunya luar biasa itu mungkin cinta buta. Terus ada lagi cinta sejati, cinta siapa ini..? Kalau boleh saya mengartikan cinta jenis ini, mungkin cinta sejati adalah cintanya Tuhan pada makhlukNya. Cinta seorang ibu pada anaknya.
Dan bisa saja kita merasakan sebuah perasaan suci ini pada teman atau sahabat kita sendiri.

Cinta sejati tak mengharapkan balas budi, ia selalu ingin memberi tanpa minta diberi. Ia tak rela jika kekasihnya lara, dan seterusnya..Ia bisa cemburu, namun ia sadar bahwa ada yang lebih berhak atas dia, bahwa ada yang lebih memilkinya, sehingga ia akan selalu mengerti akan keberadaannya. Ia selalu ingin kebaikan akan kekasihnya yang sejati. Itu cinta sejati sejauh pengetahuan saya..Dan tentunya masih banyak lagi cinta sejati dari perspektif yang lain. Sekarang bagaimana dengan cinta buta. Cinta buta menurut saya, ia selalu mengharap balasan satu sama lain. Ia selalu membual dan penuh dengan dusta. Ia berlaku menjadi orang lain dan bahkan tidak percaya dengan dirinya. Selalu mengada-ada, apa yang tidak baik selalu ditutup-tutupi. Ia selalu menyajikan kedustaan, dibalik bualannya yang sangat manis. Sungguh ironis, karena cinta jenis ini dapat membuat orang bunuh diri. Satu kata untuk cinta jenis ini,,Na'udzubillahiminsyarridzalik, karena cinta inilah yang didominasi nafsu syahwat.Tapi bagaimanapun juga kita pasti merasakan yang namanya cinta. Karena kekuatan cinta sungguh luar biasa,tapi kadang juga luar biadab tergantung kapasitasnya..

Bicara soal cinta,sungguh tiada habisnya..bukan begitu..? Apalagi yang sekarang sedang merasakannya. Tapi kita harus pintar-pintar memanage perasaan itu agar kita bisa menjadikan cinta sebagai ruh cita-cita kita. Jangan sampai kita hancur karena cinta. Berbahagialah dia yang bisa memanage perasaan itu. Jika ia bisa ia akan mendapatkan kesuksesan yang luar biasa. Mudah-mudahan kita termasuk yang sukses. amin. Dan yang paling penting kita harus menyadari cintaNya serta meyakininya. Karena kita tidak akan eksisi di dunia ini tanpa cintaNYa. Demikian cinta perspektif ini. Mudah-mudahan uraian sedikit ini dapat menjadi inspirasi saya dalam mengungkapkan segala kegelisahan yang ada dalam diri saya.

3 komentar:

  1. ya semoga mendapatkan cinta sejati, dan doakan juga diriku mendapatkan cinta sejati.......

    BalasHapus
  2. bahasane lho.... organisatoris dan ilmiah buangetz... siplah... calon istri yang baik kayaknya heee....

    BalasHapus